Perempuanku
Wahai perempuanku…
Kau terlihat begitu anggun,
dengan gaun hitammu yang membalut lekukan-lekukan tubuhmu.
Kau terlihat begitu agung,
Dengan sentuhan jemarimu yang lembut mengenai hatiku…
Dan dibalik senyum itu,
Sang pengelana mampu menikmati getar-getar kecantikanmu
Kau tak lain adalah sebuah kata yang menari-nari di hati sang pengelana,
Hingga tak satupun dari mereka yang berkutik, ketika kau melangkah diantara kalbu.
Wahai perempuanku…
Kau laksana gelombang yang hempaskan rakitku ke tepian
Membawaku ke sebuah kata yang sacral, yaitu cinta,
Dan aku terbius oleh pesona cintamu
Wahai perempuanku…
Ijinkan aku mengecupmu, dalam sebuah ikatan.
Hingga suatu saat nanti, kau bukan hanya perempuanku…
Tapi kau adalah jiwaku…
Yang kucintai…